Pria diduga perekrut aliran sesat ikut diamankan bersama dr Rica
Merdeka.com - Polisi akhirnya berhasil menemukan dr Rica Trihandayani yang sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya di Yogyakarta. Rica ditemukan saat berada di Kalimantan Barat.
Rica bersama empat orang lainnya, satu masih balita, tiba di Bandara Ahmad Yani, Semarang sekitar Pukul 12.30 WIB. Bersama rombongan Rica, seorang laki-laki diketahui dibawa polisi dengan tangan diborgol. Diduga, pria ini merupakan perekrut dr Rica dan kawan-kawan yang menganit aliran sesat Gafatar.
Seorang sumber di Bandara Ahmad Yani, yang juga ikut membantu turun dr Rica dan rombongan dari pesawat Trigana Air mengungkap, jika laki-laki yang diborgol itu yang bertugas merekrut anggota Gafatar. Dia pun mengonfirmasi ini kepada anggota Polda DIY yang membawa dr Rica dan rombongan.
"Kenapa ada laki-laki yang diborgol?" tanya sumber itu kepada anggota Polisi yang membawa dr Rica kemudian menceritakannya kepada merdeka.com, Senin (11/1).
"Dia diduga kuat sebagai orang yang mencari sasaran di sini (sebagai perekrut aliran Gafatar)," jawab sumber itu menirukan anggota Polda DIY.
Seluruh rombongan menutup wajahnya dengan pakaian hingga tak dapat dikenali bentuk mukanya. Pria yang diborgol itu mengenakan baju kotak-kotak kuning. Sementara, ada juga wanita bercadar warna krem membawa seorang balita usia sekitar 5 sampai 7 tahun.
"Mungkin itu anaknya wanita yang pakai cadar," kata sumber itu.
Rombongan dr Rica kemudian bertolak dari bandara Ahmad Yani menuju Polda DIY melalui pintu VIP bandara, para pewarta yang menunggu di tempat kedatangan umum pun sempat terkecoh. dr Rica dibawa dengan dikawal ketat kepolisian menuju Polda DIY.
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya