Presiden prihatin atas memanasnya situasi di Suriah
Merdeka.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) prihatin atas kondisi Suriah yang kini semakin memanas. Bentrokan bersenjata antara pasukan pro Assad dan pemberontak, ditambah korban-korban dari masyarakat sipil menyebabkan kerugian cukup besar bagi negara itu.
"Dalam pandangan saya, situasi di Suriah saat ini telah berada pada titik yang sangat genting," ujar SBY di Istana Negara, Kamis (19/7).
Dalam konferensi pers yang berlangsung di Istana, Presiden menyampaikan sejumlah usulan kepada komunitas internasional. Antara lain mendesak penghentian kekerasan dan pertempuran, perlunya dilakukan penyesuaian mandat terhadap Suriah dan segera lakukan upaya-upaya menciptakan perdamaian di Suriah.
Demi menciptakan perdamaian, Indonesia meminta kepada lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB untuk segera membentuk pasukan perdamaian. Langkah-langkah itu dinilai sangat penting untuk mencegah situasi Suriah semakin membyuruk dan berubah menjadi tragedi kemanusiaan.
"Untuk suksesnya misi penciptaan perdamaian, Indonesia berpandangan sangatlah mungkin untuk kelima anggota tetap Dewan Keamanan PBB membentuk Peace Making Force di bawah bendera PBB," katanya. (mdk/war)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya