Presiden Niger ajak Jokowi perbaiki citra Islam di mata dunia
Merdeka.com - Presiden Niger Mahamadou Issofou mengatakan, isu terorisme menjadi fokus pembahasannya saat bertemu Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Jakarta. Hal itu lantaran wajah Islam yang semula baik menjadi buruk di mata dunia akibat dirusak sekelompok terorisme.
"Kita harus menunjukkan (pada dunia internasional) bahwa Islam adalah agama yang moderat," kata Presiden Issofou saat memberikan keterangan pers di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/10).
Issofou menuturkan, negara-negara mayoritas Islam harus bangkit untuk menunjukkan solidaritas. Negara-negara Islam juga perlu menggencar pembangunan yang berkesinambungan. Dengan cara itulah, gambaran Islam bisa dikembalikan ke posisi semula.
"Solidaritas sesama umat Islam antar negara dengan penduduk muslim harus ditunjukkan dengan pembangunannya berkesinambungan dan juga terkait investasi dan juga pembangunan," ujarnya.
Issofou menambahkan, melawan terorisme perlu dukungan internasional. Karena itulah, Niger mendukung Indonesia menjadi anggota tidak tetap dewan keamanan PBB tahun 2019-2020.
"Ini menunjukkan Indonesia memiliki peran penting dalam melihat keadaan dunia terkait terorisme," ucap dia.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya