Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Presiden minta KAGAMA melakukan reformasi total

Presiden minta KAGAMA melakukan reformasi total Pengurus Pusat KAGAMA bertemu Jokowi. ©2016 Merdeka.com/titin

Merdeka.com - Ketua Umum Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA), Ganjar Pranowo memboyong delapan pengurusnya menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka, Kamis (28/4). Kurang lebih satu jam bertemu, Ganjar mengaku mendapat pekerjaan rumah (PR) dari Presiden.

"Barusan kita diterima oleh presiden dan berbincang cukup asik, bercanda-canda, sedikit bernostalgia. Namun, ada beberapa PR yang dipesankan oleh Presiden yang menurut saya luar biasa," kata Gubernur Jawa Tengah ini.

"Pesan pertama adalah reformasi total. Beliau pesan agar seluruh KAGAMA di mana pun melaksanakan reformasi total ini, antara lain reformasi politik," jelasnya.

Dari delapan pengurus yang hadir, ada di antaranya alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM. Dengan demikian, Presiden berpesan agar ada upaya KAGAMA menggeser predikat politik menjadi negarawan.

"Agar musuh kita itu nanti jelas. Bukan antar kita sendiri, tapi kita juga harus sudah berorientasi kepada negara-negara yang sudah maju," sambungnya.

Berikutnya lagi, kata Ganjar, KAGAMA diminta membuat atau ikut memikirkan strategi nasional jangka panjang dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya hingga hukum. Hal ini mengantisipasi akselerasi zaman.

"Kalau Indonesia 10-15 tahun lagi kayak apa. Ini kebetulan cukup komplet, ada dari dekan fakultas ekonomi, politik, kehutanan, temen dari BUMN, Hukum, ekonomi di pemda, maka kita akan coba dorong," ujarnya.

Selain itu, Presiden juga meminta agar KAGAMA mengajak Ikatan Alumni lain yang berasal dari kampus berbeda untuk memikirkan strategi nasional. Seperti‎ Ikatan Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Brawijaya, Universitas Padjadjaran (Unpad), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Universitas Sebelah Maret (UNS).

Mengenai permintaan ini, "Kita akan berkumpul dan kita akan tindaklanjuti agar problem-problem kebangsaan ini bisa segera kita bereskan. Kita coba membantu untuk me-watch sekaligus mencarikan way out," pungkasnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP