Presiden Jokowi Sebut Waduk Muara Nusa Dua akan Disulap jadi Objek Wisata
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berserta rombongan meninjau rehabilitasi di Kawasan Wisata Waduk Muara, Nusa Dua, Kota Denpasar, Bali, Jumat (14/5). Jokowi mendapatkan penjelasan dari Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono terkait pembangunan proyek waduk tersebut.
Dia menilai pengerjaan kawasan Wisata Waduk Muara cukup rapi. Proses pengerjaan proyek waduk seluas 35 hektar kini sudah mencapai 80 persen.
"Ini menjadi sumber air baku untuk Denpasar, (Teluk) Benoa, Nusa Dua dan sekitar airport (I Gusti Ngurah Rai). Ini sangat penting sekali tapi ini belum selesai, baru 80 persen dan diselesaikan nanti akhir tahun ini. Saya melihatnya dari sisi pengerjaan rapi," kata Jokowi di lokasi.
©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi
Sang kepala negara menjelaskan, pinggiran waduk nantinya akan dibangun restoran dan tempat pemancingan sebagai penunjang kawasan wisata. "Iya nanti kanan kiri ini akan ada kayak restoran dan cafe. Kalau bisa tak hanya air baku, bisa untuk pariwisata dan resto bagus," imbuhnya.
Kemudian, dia menyebut air baku di waduk muara sekitar 500 liter per detik. Selain waduk, Pemerintah juga sudah merevitalisasi Pasar Sukawati, Kabupaten Gianyar, Pusat Kebudayaan Bali di Denpasar, Aiport di Kabupaten Buleleng serta Dermaga di Nusa Penida Kabupaten Klungkung.
©2019 Merdeka.com/Moh Kadafi
Sementara, untuk proyek kereta api yang juga dicanangkan oleh Pemerintah Provinsi Bali masih dalam kajian.
"Tadi Pasar sukawati, Pusat kebudayaan Bali. (Kereta Api) belum masih study. Mungkin Aiport di Bali Utara (Kabupaten Buleleng) yang segera diputuskan, study dan kajian selesai segera diputuskan," ujar Jokowi.
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya