Presiden Jokowi Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Kedua
Merdeka.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima suntik vaksin Covid-19 untuk dosis kedua. Sekitar pukul 8.30 WIB mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut sudah terlihat di sisi barat halaman tengah istana kepresidenan, Jakarta Pusat. Dia menggunakan singlet dan dibalut dengan jaket merah.
Sebelum disuntik pertama-tama Jokowi didata terlebih dahulu, kemudian dicek kesehatannya sekitar kurang lebih 3 menit. Lalu Jokowi langsung disuntikan vaksin oleh Prof Abdul Muthalib, Wakil Ketua Tim Dokter Kepresidenan. Setelah disuntik mantan wali kota Solo tersebut sempat tersenyum.
"Hari ini saya dapat suntikkan vaksin kedua. Sama dengan dua minggu lalu, tidak terasa," kata Jokowi melalui Youtube Sekretariat Presiden, Rabu.
Setelah itu Jokowi pun didata oleh petugas vaksinasi. Kurang lebih sekitar 2 menit, Jokowi dijelaskan oleh tim vaksinasi dan diberikan kartu vaksin.
Saat vaksinasi perdana, dia mengaku memang merasakam pegal-pegal usai disuntik. Namun, Jokowi tetap beraktivitas seperti biasa.
"Jadi setelah suntikan vaksin yang pertama di 13 Januari lalu, sekarang hari ini saya dapatkan suntikan vaksin yang kedua dan saya seperti yang dilakukan, tidak terasa kalau dulu setelah dua jam pegal-pegal, tapi masih bisa beraktivitas ke mana-mana," kata Jokowi usai divaksin.
Dia meminta agar semua pihak tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, meski sudah divaksin. Mulai dari, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.
"Selain vaksinasi kunci kedua adalah menjaga protokol kesehatan. Hindari kerumuman, kurangi mobilitas kemana-mana," jelas Jokowi.
Sama seperti pada vaksinasi pertama, usai divaksin Jokowi harus menunggu 30 menit untuk melihat reaksi dari suntikan tersebut. Tidak hanya Jokowi, terlihat juga Ketua IDI Faqih, hingga Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.
Seperti diketahui, Jokowi telah menerima suntikkan vaksin dosis pertama di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu 13 Januari 2021. Adapun vaksin yang disuntikkan Jokowi yakni buatan perusahaan asal China, Sinovac.
Vaksin CoronaVac yang diproduksi oleh Sinovac membutuhkan dua kali penyuntikan masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari. Suntikkan pertama untuk mengenalkan vaksin dan kandungan didalamnya kepada sistem kekebalan tubuh.
Jokowi divaksin bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Idham Azis, Ketua IDI Daeng M. Faqih. Ada pula presenter Raffi Ahmad yang mewakili kalangan milenial.
Reporter: Lizsa Egeham
(mdk/ray)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya