Presdir Toyota Astra bantah diperiksa KPK
Merdeka.com - Presiden Direktur Toyota Astra Motor, Johnny Darmawan membantah diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Johnny yang sedianya diperiksa sebagai saksi mengaku tidak menerima surat pemanggilan.
"Saya tidak pernah menerima surat panggilan dari KPK. Tidak ada surat panggilan apapun kepada saya," ujarnya, saat dihubungi, Jumat (20/7).
Menurut Johny, dia tidak memiliki keterkaitan dalam kasus dugaan korupsi pembangunan trestle Dermaga Pelabuhan Kubangsari. "Secara pribadi, saya tidak mengetahui soal pembangunan Kubangsari," imbuhnya.
Johnny dijadwalkan diperiksa untuk tersangka Aat Syafaat, mantan Wali Kota Cilegon. Johnny diduga mengetahui soal proyek pembangunan dermaga Kubangsari di Cilegon pada tahun 2010.
Seperti diketahui, KPK mencurigai adanya tindak pidana korupsi dalam Pembangunan trestle Dermaga Pelabuhan Kubangsari yang dikerjakan PT Galih Medan Perkasa (GMP) sebagai pemenang tender. PT GMP mendapat nilai tertinggi dalam evaluasi administrasi dan teknis terhadap 240 peserta lelang pembangunan Pelabuhan Kubangsari yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum (DPU).
Hingga saat ini, KPK telah memeriksa sejumlah pihak di antaranya, Direktur Utama (Dirut) Krakatau Steel (KS), Fazwar Bujang. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya