Pratu Wahyudi ditemukan tewas, sejumlah pejabat datang melayat
Merdeka.com - Prajurit TNI Detasemen Rudal 004 Dumai, Pratu Wahyudi, yang hilang sejak 18 Agustus saat melakukan pemadaman kebakaran lahan dan hutan di Kampung Medan, Labuhan Tangga Besar, Kecamatan Bangko, Kabupaten Rokan Hilir, Riau, ditemukan tewas.Usai mendapat kabar itu, sejumlah pejabat di Riau langsung menuju rumah duka.
Mereka adalah Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rahman, Kapolda Riau, Brigjend Pol Supriyanto, Komandan Korem 031 Wirabima, Brigjen TNI Nurendi, bersama Kepala BPBD Riau, Edward Sanger. Seluruhnya langsung terbang ke Dumai, ke kediaman Pratu Wahyudi menggunakan helikopter.
"Tim satgas Karhutla di bawah pimpinan Gubernur Riau menuju Dumai dengan menggunakan heli MI 8 BNPB, untuk menyambut jenazah Pratu Wahyudi. Prajurit TNI AD yang gugur dalam operasi penanggulangan Karhutla di Kabupaten Rokan Hilir," kata Edward, Selasa (23/8).
Sebelum menaiki helikopter, para pejabat tersebut berdoa bersama bagi Pratu Wahyudi yang gugur saat berjuang memadamkan api di hutan Kabupaten Rokan Hilir.
"Semoga Khusnul Khotimah," ucap Edward.
Sebelumnya, upaya dilakukan buat mencari Wahyudi bertugas di Kotamadya Dumai dengan cara mendatangkan delapan dukun. Hal itu dilakukan pihak Korem 031 Wirabima bersama anggota Polres Rokan Hilir.
Menurut informasi, Pratu Wahyudi ditemukan tak bernyawa di tengah sebuah lahan bekas terbakar sudah padam, tak jauh dari lokasi dia dinyatakan hilang. Bahkan ironisnya, sebagian tubuh Wahyudi ditemukan bekas luka bakar. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya