Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Praktik Joki Vaksinasi Covid-19 Ditemukan di Semarang

Praktik Joki Vaksinasi Covid-19 Ditemukan di Semarang Polisi Gagalkan Joki Vaksinasi Covid-19 di Semarang. ©2022 Merdeka.com/Danny Adriadhi Utama

Merdeka.com - Seorang wanita DS (41) warga Semarang Utara berurusan dengan polisi karena tepergok menjadi joki vaksinasi covid-19. Dengan membawa kartu identitas yang berbeda, dia diimingi imbalan Rp500 ribu jika berhasil mendapatkan suntik vaksin. Sementara terduga yang menyuruh adalah CL (37) warga Kecamatan Ngaliyan Kota Semarang, IO sebagai perantara.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan dugaan kasus joki vaksinasi itu terungkap di Puskesmas Manyaran Kecamatan Semarang Barat Kota Semarang pada Senin 3 Januari 2022 pukul 08.00 WIB. Praktik itu tak berjalan mulus ketika petugas Puskesmas curiga ada yang tidak beres.

"Telah ditemukan seseorang dengan identitas DS yang hendak melakukan vaksinasi, namun saat dilakukan screening antara fisik dan identitas berbeda," kata Irwan Anwar, Rabu (5/12).

Dia menjelaskan petugas yang curiga lantas melaporkan kejadian itu ke Polsek Semarang Barat. Polisi yang mendatangi tempat kejadian lalu melakukan penyelidikan.

"Hasilnya DS mengakui memang menjadi joki dengan imbalan Rp500 ribu. Dia disewa seorang perempuan berinisial CL, dan IO sebagai perantara," ungkapnya.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP