PPKM Diperpanjang, Menteri Komunikasi Ingatkan Masyarakat Tetap Disiplin Prokes
Merdeka.com - Pemerintah memutuskan memperpanjang masa pemberlakuan PPKM Level 4 mulai hari ini sampai 9 Agustus mendatang. Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, meminta masyarakat memahami tujuan kebijakan itu dan tidak bosan tetap mematuhi protokol kesehatan.
"Jadi masyarakat jangan patah semangat, tetap optimis. Terbukti pelaksanaan PPKM membawa perbaikan, karena itu kita melanjutkan penerapannya. Bagaimana pun derajat perbatasannya, kedisiplinan kita terhadap protokol kesehatan tetap yang utama," tegas Johnny G. Plate dalam keterangan tulis, Selasa (3/8).
Penyesuaian dilakukan kepada 7 wilayah aglomerasi: Jabodetabek, Bandung Raya, Semarang Raya, Solo Raya, Daerah Istimewa Yogyakarta, Surabaya Raya dan Malang Raya. Di mana jika mayoritas kota/kabupaten dalam 1 wilayah aglomerasi tersebut masih pada level 4, maka seluruh kota/kabupaten di wilayah aglomerasi tersebut akan dimasukkan ke level 4.
Dalam kesempatan yang sama, Johnny menegaskan sikap waspada selalu dikedepankan pemerintah. Apalagi menghadapi kasus harian yang jumlahnya tidak terprediksi. Selain itu, langkah penuntasan Covid dengan percepatan vaksinasi pada wilayah-wilayah yang menjadi pusat mobilitas dan kegiatan ekonomi, peningkatan testing, tracing, isolasi dan treatment secara masif, termasuk menjaga BOR, penambahan fasilitas isolasi terpusat, serta menjamin ketersediaan obat-obatan dan pasokan oksigen.
Ia melanjutkan, untuk mengurangi beban masyarakat, pemerintah juga akan terus mendorong percepatan dalam penyaluran bantuan sosial untuk masyarakat, seperti PKH, BST, BLT Desa, dan Banpres Produktif Usaha Mikro.
"Mengutip pernyataan Bapak Presiden, pemerintah sangat berterima kasih dan mengapresiasi seluruh kerja keras dan pengorbanan para tenaga kesehatan, masyarakat, segenap relawan yang telah berjuang bergotong royong selama pandemi COVID-19,” ungkapnya.
Menurutnya, tingkat kesembuhan pasien COVID-19 yang tinggi pada beberapa hari ini, tak lepas dari kerja keras para tenaga kesehatan ini. Karena itu, sebagai upaya melindungi nakes yang berjuang dengan nyawa sebagai taruhannya di masa pandemi, pemerintah memberikan vaksin Moderna dosis ketiga sebagai booster.
"Pemerintah berharap masyarakat menahan diri untuk tidak mengambil dosis ketiga dari vaksinator, karena masih banyak yang belum mendapatkan vaksin sama sekali. Pemerintah juga memastikan tambahan pasokan vaksin lebih optimal pada Agustus dan September tahun ini," harapnya.
Reporter: Yopi MakdoriSumber: Liputan6.com
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya