PPATK diminta Bareskrim telusuri sejumlah rekening terkait Pelindo
Merdeka.com - Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Muhammad Yusuf mengakui ada banyak rekening yang diminta Bareskrim untuk ditelusuri. Menurutnya ada lebih dari 20 nama dan lebih dari 30 perusahaan.
"Begini karena permintaan dari Bareskrim cukup banyak. Kalau 1 perusahaan punya 5 rekening kan banyak," kata Yusuf di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (22/10).
Mengenai hasil analisis dari rekening tersebut bersifat mencurigakan atau tidak Yusuf enggan menjawab. Sebab menurutnya hal tersebut masih dalam proses penyidikan dan bersifat rahasia.
"Saya belum bisa berbicara itu karena sifatnya masih on going process. Tapi ada beberapa nama yang diminta, kan kita lagi kerjakan," tuturnya.
Di sisi lain karena kasus terkait mobile craine masih dalam tahap pendalaman penyidik Bareskrim, Yusuf menegaskan siap membantu mereka. "Sementara yang Polisi sudah bergerak menangani kasus mobil craine, tetap kita dorong, kita akan bantu sepanjang ada permintaan dari pihak Bareskrim," tandasnya.
Lantas terkait berapa lama pelacakan rekening yang diminta, Yusuf mengakui tergantung pada berapa banyak rekening. Sebab bisa saja dalam satu perusahaan mempunyai 5 rekening.
"Perusahaan misalnya, satu perusahaan punya 5 rekening. Kemudian ke luar negeri atau tidak, kan panjang itu. Kita belum ketemu Bareskrim lagi , kita pengen ada duduk bersama lebih fokus nantinya. Sehingga bisa kita perkirakan oh sekian waktu," pungkasnya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya