Positivity Rate Tinggi, Tangsel Tetap di Level 4 Perpanjangan PPKM
Merdeka.com - Pemerintah Kota Tangerang Selatan mengakui tingginya angka penyebaran Covid-19 membuat kota tersebut tetap berada di Level 4 perpanjangan PPKM yang akan berlangsung hingga 23 Agustus mendatang.
"Yang masih tinggi positivity rate saja," ungkap Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie di Kantor Wali Kota Tangsel, usai menggelar upacara HUT Kemerdekaan RI, Selasa (17/8).
Dia menargetkan, dalam perpanjangan PPKM berikutnya, Tangsel bisa turun level dan adanya kelonggaran-kelonggaran pada aktivitas masyarakat di kota itu. Meski, pada status level 4 ini, terdapat sejumlah kelonggaran yang diberikan kepada masyarakat Tangsel, berdasarkan Inmendagri terkait perpanjangan PPKM.
"Mudah-mudahan satu minggu ke depan kita akan turun di level 3. Saya yakin," ucapnya.
Benyamin menyebut, pada status level 4 kali ini sejumlah kelonggaran telah diatur berdasarkan Inmendagri terkait perpanjangan PPKM.
"Misalnya beribadah di tempat-tempat ibadah sudah bisa 50 persen dari kapasitas tempat. Mal belum dibuka, tapi aksesibilitas ke resto di mal buka dan personel yang menjaga di resto itu ditambahkan," ucap dia.
Kemudian kegiatan olahraga yang personal seperti bersepeda yang tidak menimbulkan kerumunan di tempat terbuka akan diizinkan. Namun, Benyamin mengaku akan kembali merumuskan kelonggaran-kelonggaran yang diberikan untuk aktivitas masyarakat di kota Tangsel, mengacu pada Inmendagri tersebut.
"Kami akan rumuskan setelah ini. Yang lain masih sama," ucap dia.
Sementara, saat ini tingkat keterisian tempat tidur pasien isolasi dan ICU di Tangsel, telah jauh menurun. Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tangsel, BOR ICU di Tangsel, hanya 54 persen atau 42 tempat tidur ICU yang terpakai dari 78 tempat tidur yang tersedia.
"Sedangkan tempat tidur isolasi BOR nya 42 persen atau hanya terpakai 274 tempat tidur dan yang kosong ada 373 tempat tidur," ujarnya.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya