Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Positif flu burung, ratusan unggas disuntik mati

Positif flu burung, ratusan unggas disuntik mati ilustrasi. merdeka.com/dok

Merdeka.com - Petugas Dinas Peternakan Bali memusnahkan ratusan ekor unggas yang positif terserang virus flu burung di pasar Satria Denpasar. Ratusan ekor unggas yang sebagian besar jenis ayam jago itu dimusnahkan dengan cara disutik mati kemudian dibakar.

"Kami temukan dua ekor ayam yang mati dan setelah dilakukan rappid test, hasilnya positif H5N1," kata Koordinator Pengendalian Penyakit Flu Burung Dinas Peternakan Bali, Ni Wayan Sukanadi.

Menurut dia, pemusnahan itu dilakukan setelah pihaknya mendapat laporan adanya kematian ayam milik warga di Jalan Imam Bonjol Denpasar. Setelah ditelusuri, ayam itu ternyata dibeli dari pasar Satria.

Dari hasil rappid test, seluruh unggas milik para pedagang di pasar unggas terbesar di Denpasar itu juga positif terinfeksi virus H5N1. "Pedagang kita beri ganti rugi per ekor unggas sebesar Rp50 ribu," imbuh Sukanadi.

Dia menambahkan, langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran virus flu burung menyusul kasus tewasnya seorang bocah akibat positif terinfeksi virus flu burung di RS Sanglah, Selasa (24/4) lalu.

Made Suki, salah satu pedagang mengaku cuma bisa merelakan 66 ekor ayamnya ikut dimusnahkan, meski rugi jutaan rupiah. "Ayam aduan saja yang dimusnahkan tujuh ekor. Padahal satu ekor harganya paling murah Rp 125 ribu," tandasnya. (mdk/did)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP