Positif Covid-19, Kepala Puskesmas di Samarinda Meninggal Dunia
Merdeka.com - Tenaga kesehatan di Samarinda, Kalimantan Timur, kembali berduka. Bambang Soeyanto, seorang dokter sekaligus kepala Puskesmas, meninggal pagi ini dengan status pasien positif Covid-19. Dia menjadi dokter ketiga di Samarinda yang meninggal akibat paparan Covid-19.
Keterangan diperoleh merdeka.com, Bambang meninggal di usia 49 tahun, sekira pukul 04.00 WITA. Jenazahnya, masuk kamar jenazah RSUD AW Sjachranie Samarinda pagi ini, sekira pukul 05.30 WITA, untuk proses pemakaman sesuai protokol Covid-19.
"Iya (dr Bambang Soeyanto meninggal dengan status pasien positif Covid-19)," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kadinkes Kota Samarinda, dr Ismed Kusasih, dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (6/11).
Dia menerangkan, meninggalnya Bambang, adalah tenaga kesehatan kelima yang meninggal akibat Covid-19. "Iya, dokter ketiga di Samarinda," ujarnya.
Dikonfirmasi terpisah, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Kalimantan Timur dr Nathaniel Tandirogang mengatakan, Bambang Soeyanto adalah anggota IDI Cabang Samarinda.
Sementara, bagi tim pemakaman Satgas Covid-19 Kota Samarinda, pagi ini memakamkan dua jenazah ke pemakaman khusus pasien kasus Covid-19 di Tanah Merah, utara kota Samarinda.
"Ini pemakaman ke-241 dan 242. Benar, salah satunya Pak Dokter Bambang, Kepala Puskesmas terkonfirmasi positif (Covid-19)," kata Kabid Kedaruratan BPBD Kota Samarinda, Ifran.
Untuk diketahui, di kota Samarinda per Kamis (5/11) kemarin, dilaporkan ada 4.555 kasus positif Covid-19. Dimana, 3.955 kasus sembuh, dan 438 berstatus perawatan. Dari 4.555 kasus positif itu, 162 kasus diantaranya meninggal dunia.
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya