Ponpes Milik Rizieq Shihab Menolak Dites Covid-19 oleh Dinkes Bogor
Merdeka.com - Kepala Seksi Surveillance dan Imunisasi Dinas Kesehatan Pemerintah Kabupaten Bogor, Adang Mulyana mengaku tidak bisa melakukan testing Covid-19 terhadap Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Pesantren tersebut merupakan milik mantan pemimpin FPI, Rizieq Shihab.
Kepentingan testing Covid-19 terhadap pihak pondok pesantren sehubungan kerumunan jemaah pada tanggal 13 November 2020. Kerumunan terjadi saat jemaah mengetahui kedatangan Rizieq Shihab.
Kepada jaksa, Adang mengaku tidak mendapat alasan jelas dari Bhabinkamtibnas terkait gagalnya Dinkes melakukan testing.
"Kami ikuti tim pengamanan saja, mereka bilang belum bisa masuk. Tidak tahu (alasannya)," kata Adang saat memberikan keterangan sebagai saksi atas kasus kerumunan di Megamendung dengan terdakwa Rizieq Shihab, di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Senin (26/4).
Sementara itu, Dadang Sudiana sebagai anggota Bhabinkamtibnas yang turut hadir dalam persidangan mengatakan, pihak pesantren sangat tertutup terhadap pihak luar.
Dialog dan diskusi terhadap pihak pesantren untuk bersedia dilakukan tes Covid, sudah dilakukan pihak Bhabinkamtibnas. Hanya saja, menurut pengakuan Dadang, pesantren menolak tanpa alasan jelas.
"Kalau saya datang selalu ditolak," kata Dadang.
"Apakah anda mencoba berdialog langsung dengan pengurus?" tanya jaksa.
"Sudah, pihak yang melarang tidak memberikan alasan," jawab Dadang.
Meski pihak pesantren enggan menerima testing dari Dinkes Pemkab Bogor, beberapa sampel tetap berhasil diambil dari warga yang menghadiri acara tersebut.
"Di sekitar pondok pesantren itu anda ambil tidak?" tanya jaksa.
"Betul pak. Setelah kegiatan tersebut kami ambil sampel diawali rapid antibodi dan antigen, 20 reaktif ant bodi kemudian 1 (pemeriksaan) PCR positif," jelasnya.
Rizieq Shihab didakwa atas dua kegiatan kerumunan melanggar undang-undang karantina wilayah. Dua kegiatan tersebut dilaksanakan di Jakarta dan di Megamendung, Bogor, Jawa Barat.
Khusus di wilayah Megamendung, kerumunan terjadi di Pondok Pesantren Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Puncak, Kabupaten Bogor 13 November 2020.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya