Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polwan Berjilbab dan Polisi Beserban Dikerahkan Hadapi Demonstran di Surabaya

Polwan Berjilbab dan Polisi Beserban Dikerahkan Hadapi Demonstran di Surabaya Pasukan Asmaul Husna kawal demonstran di Surabaya. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Untuk meredam massa demonstrasi mahasiswa yang berlangsung hari ini di Surabaya, polisi mengerahkan pasukan khusus yang disebut sebagai pasukan Asmaul Husna. Pasukan ini bercirikan khusus, yakni untuk polisi wanita (Polwan) memakai kerudung warna putih, sedangkan pasukan laki-laki menggunakan serban kain warna putih.

Pasukan Asmaul Husna ini merupakan pasukan yang menjaga aksi paling depan. Selain tidak dibekali senjata, sepanjang aksi mereka melantunkan Asmaul Husna.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan saat di gedung DPRD Provinsi Jatim mengatakan, pihaknya memang menyiapkan pasukan Asmaul Husna dan para Polwan agar dapat mendinginkan suasana saat aksi massa berlangsung.

"Ada pasukan Asmaul Husna yang menjaga di depan dan para polwan di bantu TNI," tegasnya, Kamis (26/9).

Ia menambahkan, dalam aksi demonstrasi kali ini pihaknya mengerahkan setidaknya 2.700 personel yang disiagakan. Dari 2.700 personel itu juga terdapat unsur TNI yang ikut membantu pengamanan unjuk rasa.

"Totalnya yang ada di sini 2.700 orang, 2.700 orang TNI-Polri dan Insya Allah kami akan dari awal sampai akhir akan mengawal mereka dan akan menerima aspirasi mereka," tambahnya.

Ia menambahkan, dia yakin jika masyarakat Jawa Timur tidak menginginkan apa yang seperti terjadi di kota-kota lain. Menurutnya dalam masyarakat Jawa Timur berbeda dan lebih religius.

"Alhamdulillah santrinya banyak pondok pesantren yang banyak saya yakin dengan lantunan ayat-ayat Suci akan Asmaul Husna ini akan mendinginkan suasana itu ada yang kami bentuk sendiri," tegasnya.

Terkait dengan persenjataan yang disiapkan, Kapolda menegaskan jika pihaknya tidak menyiapkan senjata berpeluru tajam maupun berpeluru karet.

"Insya Allah kami aparat TNI-Polri, tidak ada, sudah diperiksa tidak ada peluru karet tidak ada peluru hampa ada adalah itu pun nanti atas perintah atas perintah semuanya, tidak seperti apa yang dibayangkan oleh para mahasiswa para masyarakat yang akan demo," katanya.

Sementara itu, dari pantauan merdeka.com, massa sudah tampak mulai berdatangan di depan gedung DPRD Provinsi Jawa Timur di Jalan Indrapura, Surabaya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP