Polsek Ciracas Dipasangi Garis Polisi, Pintu-Pintu Bolong & Kaca-Kaca Pecah
Merdeka.com - Polsek Ciracas dirusak dan dibakar massa, Rabu (12/12) dini hari tadi. Massa sebelumnya mendatangi Polsek Ciracas untuk menuntut polisi segera menangkap para pelaku pengeroyokan kepada dua anggota TNI, yakni anggota TNI AL Kapten Komarudin dan anggota TNI AD, Pratu Rivonanda.
Pantauan di lokasi, kondisi Polsek Ciracas saat ini sudah dipasangi garis polisi. Garis polisi dipasang di dua tempat.
Pada bagian dalam pemasangannya dari ujung pintu masuk memutar ke belakang. Sedangkan, di bagian luar melintang hingga ke ujung pagar. Garis polisi mulai dipasang sejak pukul 11.00 WIB.

Polsek ciracas dipasang garis polisi ©Liputan6.com/Ady Anugrahadi
Sementara itu, di bagian dalam terlihat beberapa sisi bangunan rusak. Pada sisi bagian depan, pintu-pintu bolong, pun demikian sisi kiri dan kanan, kaca-kaca jendela pecah. Selain itu, terdapat 13 kendaraan yang ditutup dengan terpal biru.
Perusakan dan pembakaran Polsek Ciracas oleh massa diduga terkait pengeroyokan sejumlah juru parkir terhadap dua anggota TNI AL bernama Kapten Komarudin dan anggota TNI AD, Pratu Rivonanda di kawasan Pertokoan Arundina, Ciracas, Senin (10/12) lalu. Massa yang datang ke Polsek Ciracas menuntut polisi segera menangkap para pelaku pengeroyokan.
Reporter: Ady Anugrahadi
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya