Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polri tegaskan TKI Yusfrinda tewas di Malaysia karena bunuh diri

Polri tegaskan TKI Yusfrinda tewas di Malaysia karena bunuh diri Gedung Bareskrim Mabes Polri. ©2015 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Kabareskrim Mabes Polri Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan Yusfrinda Selan mantan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal yang bekerja di Malaysia meninggal karena bunuh diri. Hal itu diketahui dari hasil visum yang diberikan kepolisian Malaysia kepada Indonesia.

"Hasil visum et repertum yang kita terima dari kepolisian Diraja Malasyia bahwa yang bersangkutan bunuh diri," kata Ari Dono di Mabes Polri, Jakarta, Kamis (18/8).

Sedangkan, pihak keluarga mengaku curiga karena jasad Yufrinda ditemukan bekas jahitan sepanjang 100 cm. Bukan hanya itu, keluarga juga menduga Yufrinda adalah korban jual beli organ tubuh. Namun, hal tersebut dibantah Ari Dono.

"Di Malaysia itu autopsinya dibuka semua, mata dijahit dibuka, sehingga dibuktikan, gali kubur dan autopsi ulang semua organ tubuh lengkap," ucap dia.

Ari Dono menuturkan dalam kasus ini, pihaknya justru menemukan fakta baru yakni Yusfrinda merupakan korban perdagangan orang. Yusfrinda disalurkan oleh salah satu penyalur TKI ilegal.

Sampai saat ini, Polri baru menetapkan 14 tersangka sindikat penyalur TKI ilegal. Ke-14 orang itu akan dijerat Undang-undang perdagangan orang dengan ancaman 14 tahun penjara.

"Para tersangka ini dikenakan pasal perdagangan orang, ancaman hukuman minimal tiga tahun dan maksimal 14 tahun penjara," pungkas Ari Dono.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP