Polri sebut 12 WNI ke Turki mau susul suami yang jadi anggota ISIS
Merdeka.com - Sebanyak 12 Warga Negara Indonesia (WNI) yang ditangkap di Turki akhirnya dipulangkan ke Tanah Air, Kamis (26/7) malam kemarin. Setibanya di Bandara Soekarno-Hatta, mereka semua langsung dibawa ke Mako Brimob Kelapa dua, Depok, untuk dilakukan pemeriksaan.
Kepala Bagian Umum Penerangan Mabes Polri, Kombes (Pol) Rikwanto mengatakan, rata-rata dari mereka yang diduga hendak bergabung dengan organisasi ISIS di Turki adalah anak-anak di bawah umur yang dibawa oleh orangtuanya.
"Ada remaja, ada ibu-ibu, mereka satu keluarga. Semalam mereka langsung dibawa ke Mako Kelapa Dua untuk diperiksa dan dikasih waktu istirahat. Jadi dikasih pondok untuk istirahat sambil interogasi," kata Rikwanto di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (27/3)
Rikwanto melanjutkan, usai dibawa ke Mako Kelapa Dua, rencananya mereka akan dipindahkan ke rumah sosial di daerah Bambu Apus sebelum dipulangkan ke kampung halamannya di Jawa Timur. Di rumah sosial tersebut, 12 WNI akan mendapat pembinaan dari Dinas Sosial, dan juga BNPT.
"Sementara ditampung di rumah sosial di Bambu Apus. Di sana akan dilakukan pembinaan berbagai pihak dari dinsos, Pemda dan BNPT baru didiskusikan dikembalikan ke daerah asal," jelasnya.
Rikwanto menjelaskan, dari pengakuan mereka kepergian ke Turki untuk bertemu seorang pria yang juga suami dari salah satu WNI yang dipulangkan. Pria itu disebut-sebut sudah bergabung dengan organisasi ISIS.
"Mereka adalah mengikuti suami yang sebelumnya ada di sana atas nama HD suaminya sudah duluan di sana dan sudah bergabung dengan ISIS, jadi mereka difasilitasi. Suaminya di mana tidak diketahui yang jelas telah bergabung dengan ISIS," tandasnya.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya