Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polri ragukan pengakuan bos First Travel soal intimidasi penyidik

Polri ragukan pengakuan bos First Travel soal intimidasi penyidik Sidang First Travel. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Merdeka.com - Mabes Polri membantah pengakuan bos First Travel Andika Surachman diintimidasi penyidik Bareskrim Polri. Sebab, setiap ruangan pemeriksaan di Bareskrim diklaim telah dilengkapi kamera pengawas atau CCTV.

Meski begitu, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, pihaknya akan mengkonfirmasi pengakuan Andika ke Bareskrim.

"Ya nanti bisa dicek di Bareskrim lah, kan sekarang udah canggih ada CCTV segala macam, bisa dicek," ujar Setyo di bilangan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (24/4).

Menurut dia, penyidik kepolisian tidak mungkin bisa mengintimidasi seseorang dalam pemeriksaan. Sebab, setiap ruangan pemeriksaan telah dilengkapi CCTV.

Polisi yang menangani suatu perkara juga dipantau oleh Pengawas Penyidik (Wassidik) Polri. "Saya enggak yakin ada kekerasan, intimidasi, segala macam. Karena di ruang pemeriksaan itu ada CCTV, nanti bisa dibuktikan," ucap Setyo.

Andika sempat membantah beberapa isi berita acara pemeriksaan (BAP) terkait kasus First Travel pada persidangan di PN Depok, Jawa Barat, Senin (23/4). Dia mengaku diintimidasi polisi dalam proses penyidikan kasus dugaan penipuan umrah.

Reporter: Nafisyul QodarSumber: Liputan6.com

(mdk/rzk)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP