Polri perpanjang operasi Tinombala buru Santoso
Merdeka.com - Operasi Tinombala untuk menangkap kelompok Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) telah berakhir sejak 8 Mei yang lalu. Namun, tim satgas gabungan TNI-Polri belum juga berhasil menangkap sang pemimpin, Santoso alias Abu Wardah.
Kadiv Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan pihaknya bakal memperpanjang operasi Tinombala selama 2 bulan ke depan. "Rencana diperpanjang 60 hari, kita bertekad terus melakukan pengejaran terhadap kelompok Santoso," kata Boy di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (10/5).
Menurut Boy, operasi diperpanjang karena tim satgas bertekad menangkap Santoso cs. Mengingat, tempat dan keberadaan Santoso sudah terdesak.
"Kawan-kawan di sana, jadi kepolisian dan TNI betekad untuk menuntaskan penegakan hukum terhadap kelompok ini, artinya kita tidak ingin kelompok ini menjadi besar kemudian mengancam kehidupan masyarakat, membahayakan dari faktor yang lainnya," ujar dia.
"Jadi tujuan perpanjangan itu untuk memastikan bahwa upaya pengejaran terhadap para pelaku terus berlangsung dengan melihat faktor geografis yang luas tentunya memerlukan waktu," timpalnya.
Selain memperpanjang operasi, saat ini polri pun tengah menyiapkan personil terbaik untuk menangkap Santoso cs. "Personil yang cukup itu terus kita pikirkan untuk mendapatkan langkah-langkah yang terbaik agar mereka cepat ditangkap," tandas dia.
(mdk/bal)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya