Polri panggil keluarga teroris Bali untuk tes DNA
Merdeka.com - Mabes Polri telah mengirimkan surat kepada pihak keluarga lima teroris yang ditembak mati di Bali pada Minggu (18/3) malam lalu. Saat ini, seluruh keluarga sedang dalam perjalanan menuju ke RS Polri guna menjalani tes DNA.
"Keluarga dalam perjalanan ke rumah sakit, lalu kita ambil DNA-nya. Mereka dikirimi surat ke alamat sesuai di KTP (milik tersangka)" kata Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Saud Usman Nasution, kepada wartawan, di kantornya, Jakarta (21/3).
Saud menambahkan, saat ini petugas tengah melakukan autopsi pada lima jenazah teroris yang didor di dua lokasi berbeda. Jika tes DNA selesai dilakukan dan hasilnya cocok dengan hasil autopsi, maka jenazah bisa segera diambil pihak keluarga.
"Tapi dari lima tersangka, hanya empat yang sudah diketahui identitasnya," tambahnya.
Lebih jauh Saud menjelaskan, untuk tersangka yang sampai saat ini belum diketahui identitasnya, Mabes Polri akan terus menunggu jika ada masyarakat yang melapor kehilangan anggota keluarga. Namun, jika memang tidak ada yang mengakui, maka Mabes Polri akan menguburkannya.
"Tidak ada batas waktu. Tapi kalau tidak ada kita kuburkan dan kita dokumentasikan" tandasnya.
Lima teroris ditangkap di dua lokasi berbeda. Lokasi pertama di Jl Gunung Soputan, Denpasar, Dua orang tewas yaitu Hn (32) (DPO CIMB Medan) asal Bandung dan Ag (30). Lokasi kedua di Jalan danau Poso Sanur Denpasar yaitu, UH als Kapten Dd (27) asal Jawa barat dan M als Abu hanif (30) asal Makassar.
Lima orang itu ditembak karena terindikasi hendak merampok money changer dan toko emas. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya