Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polri janji lindungi para capres dari penyadapan

Polri janji lindungi para capres dari penyadapan Ilustrasi Polisi. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Polri saat ini tengah melatih anggota pilihan untuk bertugas mengamankan para calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pada pemilu mendatang. Bukan hanya menjaga keselamatan dan keamanan sang capres, mereka juga diperintahkan menjaga privasi capres dari penyadapan dari pesaing politik.

"Materi pelatihan dilaksanakan, kurikulumnya untuk menghadapi semua ancaman. Tidak satu persatu tetapi dipersiapkan untuk menghadapi setiap ancaman," terang Karobinops Brigjen M Ghufron dalam Focus Group Discussion di Humas Polri, Jakarta, Kamis (27/2).

Meski begitu, dikhawatirkan rentan terhadap kepentingan politik maka untuk kasus penyadapan capres, polisi akan terus berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu.

"Apa yang diberikan oleh Polri, utamanya mengamankan fisiknya, kegiatan agar sepanjang persiapan pemilu selamat. Pengamanan itu tidak sampai menyangkut kepentingan capres dan cawapres," tambah Kadiv Humas Polri Irjen Pol Ronny Sompie.

Pengamanan ini akan dimulai setelah KPU dengan sah menetapkan calon presiden dan wakilnya. Adapun pengamanan yang akan diberikan antara lain :

1. Pam Pendahuluan  terdiri dari Reskrim, Satwa, Intel dan lain-lain , 7 orang

2. Pam wal perjalanan 30 orang

3. Kawal Depan 2 orang

4. Kawal Belakang 4 orang

5. Satuan pemukul 15 orang

6. Ajudan 3 orang

7. Tim Tindak 15 orang

8. Tim kesehatan dan tata laksana 3 orang

9. Perwira penghubung 3 orang

Mereka ini bekerja hingga 12 jam untuk mendampingi para capres dan cawapres selama masa pemilu.

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP