Polri Bentuk Tim Usut Permainan Karantina
Merdeka.com - Polri bergerak cepat menyikapi instruksi Presiden Jokowi soal permainan karantina. Permasalahan itu jadi perhatian Jokowi setelah mendapatkan laporan dari warga negara asing.
Polri langsung membentuk tim dan menggandeng pihak terkait menindaklanjuti temuan permainan dalam karantina.
"IPolri sudah menyiapkan langkah-langkah, kita bekerjasama dengan stakeholder terkait lainnya itu ada satgas covid, ada stakeholder yang terlibat langsung dari mulai kedatangan PPLN sampai dengan ke lokasi karantina," kata Kadiv Humas Polri, Irjen Dedi Prasetyo, kepada wartawan di Jakarta, Rabu (2/2).
Polri menegaskan persoalan ini tidak boleh didiamkan. Sebab menyangkut nama baik Indonesia di mata dunia.
"Karena ini menyangkut masalah kepercayaan dunia Internasional di Indonesia bahwa untuk sistem kekarantinaan di Indonesia harus berjalan dengan baik," tegasnya.
Pihaknya berjanji menindaktegas pelaku permainan karantina. Sekaligus mencari solusi agar kasus permainan karantina tidak terus terulang.
"Ini merupakan komitmen Bapak Kapolri melakukan tindakan secara tegas sesuai prosedur hukum kepada siapapun yang melakukan pelanggaran," tutupnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi meminta menerima keluhan dari beberapa warga asing terkait karantina di Indonesia. Dia meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengusut dugaan permainan proses karantina.
"Saya masih mendengar dan ini saya minta Kapolri untuk mengusut tuntas permainan yang ada di karantina. Sudah, karena saya sudah mendengar dari beberapa orang asing komplain ke saya mengenai ini," kata Jokowi saat memimpin rapat terbatas Evaluasi PPKM dari Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin 31 Januari 2022, dilansir dari situs Sekretariat Kabinet.
Jokowi juga mengatakan pentingnya melakukan pengetatan di pintu-pintu masuk Indonesia. Dia juga meminta semua pihak menjalankan proses karantina yang benar apabila baru tiba di Indonesia dari luar negeri.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya