Polrestabes Bandung antisipasi serbuan buruh pada peringatan May Day
Merdeka.com - Aparat Polrestabes Bandung tetap mengantisipasi adanya serbuan buruh yang akan datang ke wilayah hukumnya ketika May Day atau 1 Mei nanti. Meski buruh di Kota Bandung dipastikan tidak akan turun ke jalan, tapi massa dari luar Bandung tetap harus diantisipasi dengan melakukan pengawalan.
"Meskipun sudah ada imbauan dari Menteri Tenaga Kerja untuk tidak unjuk rasa, tetapi tidak menutup kemungkinan akan ada kelompok buruh yang melakukan unjuk rasa terutama yang berasal dari luar Kota Bandung," kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo, di Mapolrestabes Bandung, Selasa (25/4).
Dia mengatakan, buruh di Kota Bandung sendiri sebelumnya sepakat untuk tidak berunjuk rasa pada May Day atau 1 Mei nanti. Kesepakatan dilakukan seusai Polrestabes Bandung menggelar pertemuan dengan perwakilan buruh se-Kota Bandung pada pekan lalu.
"Untuk kelompok buruh di Kota Bandung telah bersepakat mengadakan syukuran dan panggung gembira sesuai imbauan menteri, jadi kalau yang dari Kota Bandung enggak akan unjuk rasa," ungkapnya.
Dia menambahkan, polisi tidak akan melarang kelompok buruh dari luar Kota Bandung melakukan unjuk rasa. Namun dia meminta agar kelompok buruh berunjuk rasa sesuai aturan.
"Kita tidak akan melarang aksi unjuk rasa, itu hak mereka. Tetapi, harus ada pemberitahuan terlebih dahulu ke kita sebelumnya," ungkapnya.
Ia menyebut pihaknya belum menerima pemberitahuan adanya aksi unjuk rasa dari kelompok buruh di luar Kota Bandung yang biasanya dipusatkan di Gedung Sate, Kota Bandung.
(mdk/msh)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya