Polres Karawang bentuk tim khusus buru pembunuh bocah Ririn Agustin
Merdeka.com - Kepolisian Resor Karawang,membentuk tim khusus untuk memburu pelaku pembunuhan gadis cantik Ririn Agustin (11) yang masih duduk dibangku kelas VI SDN Jomin Barat IV, di Dusun Rawasari RT 01 RW 03 Desa Jomin Barat, Kotabaru, Karawang yang ditemukan tewas di kamar mandi rumah kontrakan pada Sabtu (15/9).
"Kita sudah membentuk tim untuk memburu pelaku pembunuhan tersebut," kata Kapolres Karawang, Kamis (20/9).
Tim tersebut lanjutnya terdiri dari Unit Jatanras Polres Karawang dan Polsek Kotabaru. Tim tersebut pun saat ini tengah bekerja untuk melacak persembunyian dan menangkap pelaku.
"Tim sudah bekerja untuk melacak persembunyian pelaku setelah mencari ciri-ciri pelaku yang didapat dari saksi dan warga sekitar TKP pembunuhan," ungkapnya
Saat ini pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus pembunuhan sadis itu.
Aparat Kepolisian Resort Karawang, terus berupaya mencari pelaku pembunuhan sadis terhadap seorang gadis cantik Ririn Agustin (11) tiga hari lalu, anak bungsu pasangan Carmi dan Carwin yang tewas mengenaskan dan ditemukan dikamar mandi kontrakan No 37 milik pelaku yang disebut warga bernama Anton, yang kondisinya sudah membusuk.
"Saat ini pihak kepolisian sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dalam kasus pembunuhan sadis itu," katanya.
Kapolres Karawang mengakui, mengalami kendala dalam kasus itu sehingga belum juga menangkap pelaku dari sadis di kontrakan No 37 ,Dusun Rawasari RT 01/03 Desa Jomin Barat, Kecamatan Kotabaru, Karawang, dari persembunyiannya.
AKBP Slamet Waloya menjelaskan, pada prinsipnya setiap kasus memiliki tingkat kesulitan masing-masing. Dalam hal ini, polisi tidak mendapat identitas atau foto pelaku sabagai petunjuk saat olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta tidak mendapatkan mengidentifikasi sidik jari karena barang-barang milik pelaku yang menyangkut identitas dan foto sengaja dihilangkan atau dibawa pelaku.
"Identitas dan foto pun dia tidak tinggalkan di TKP, sepertinya sudah direncakan dihilangkan di TKP, sehingga menyulitkan penyidik untuk mencari tahu wajah pelaku ," tutupnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya