Polres Depok klaim siap ungkap kasus tewasnya Akseyna
Merdeka.com - Pihak kepolisian hingga kini masih berusaha mengungkap kasus kematian Akseyna Ahad Dori, yang merupakan mahasiswa Universitas Indonesia (UI), Depok, Jawa Barat. Dalam kasus ini, Kapolres Depok, AKBP Harry Kurniawan mengaku siap membuka kasus tersebut.
"Awalnya kasus ini kami yang nangani, tapi saat itu belum kepemimpinan saya. Kalau kembali diserahkan ke Depok, kami siap membuka kembali berkasnya," ujarnya ketika dikonfirmasi, Jumat (14/10).
Namun, kata Hary, pihaknya masih menunggu intruksi dan petunjuk.
"Kami masih menunggu instruksi, kalau memang akan kembali ditangani Polres Depok, kami siap," tegasnya.
Ia mengaku saat ini kasus Aksenya sudah mengarah pada satu nama yang diduga kuat sebagai pekaku. Namun bukti-bukti yang ada belum cukup kuat untuk menjeratnya. "Nantilah (pembunuhnya)," pungkasnya.
Untuk diketahui, kasus tewasnya Akseyna, mahasiswa Fakultas MIPA Universitas Indonesia ini tak kunjung terkuak hingga lebih dari satu tahun. Mahasiswa berprestasi tersebut ditemukan tak bernyawa di danau dalam kampusnya, Kamis 26 Maret 2015 silam. Saat ditemukan, dirinya menggendong ransel berisi lima buah batu konblok.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya