Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polling merdeka.com: Mayoritas tak setuju taksi online dilarang

Polling merdeka.com: Mayoritas tak setuju taksi online dilarang Demo sopir taksi. ©2016 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Demo besar-besaran dilakukan sopir taksi menolak keberadaan taksi online. Di sejumlah titik demo berujung keributan.

Unjuk rasa dilakukan lantaran Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara belum juga memblokir moda transportasi berbasis aplikasi online yang dianggap merugikan. Pendemo menjerit pendapatan mereka terjun bebas.

Bagaimana kira-kira pendapat warga? merdeka.com melakukan polling dengan memberikan tiga pertanyaan. Hingga saat ini sebanyak 991 pembaca sudah memberikan jawaban.

Berikut hasilnya:

1. Sehari-hari Anda menggunakan jasa siapa?

*Taksi reguler 27 persen

*Taksi online 73 persen

2. Apakah taksi online harus dilarang?

*Setuju 7 persen

*Tidak Setuju 93 persen

hasil polling merdeka taxi online

Hasil polling merdeka atas isu taxi online (c) 2016 Merdeka.com

3. Apa yang harus dilakukan pemerintah terhadap taksi online?

*Melarang karena melanggar peraturan 5 persen

*Mengubah peraturan agar bisa tetap beroperasi 95 persen

(mdk/did)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP