Politisi Golkar: Deep tunnel jangan senasib gorong-gorong
Merdeka.com - Rencana pembangunan deep tunnel yang diperkirakan menghabiskan Rp 16 triliun dinilai perlu kajian optimal. Sebab, kondisi permukaan tanah di Jakarta berbeda dengan Malaysia.
"Harus menghitung lebat air yang turun, semuanya butuh pengkajian. Intinya kami setuju tapi tentu saja perlu kajian yang optimal,"ujar Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua ketika dihubungi wartawan, Jumat (28/12).
Politisi Golkar ini tidak ingin jika pembangunan Deep Tunnel senasib dengan pembuatan gorong-gorong. Maka, dia mengusulkan harus dicarikan solusi dengan mempertimbangkan tata kota.
"PU asal bikin gorong-gorong kenapa dia buat seperti itu, nah ini harus ditanya jangan mereka asal bikin saja tapi tidak ada manfaatnya," jelasnya.
Menurutnya, uang puluhan miliar tidak akan memberi manfaat jika tidak melakukan kajian terlebih dahulu. Persoalan gorong-gorong dianggap sebagai pembelajaran.
"Nah sebelum membuat deep tunnel, itu juga dipertanyakan uang puluhan miliar kurang memberikan manfaat, yang buat saluran harus bertanggung jawab,"jelasnya.
Deep tunnel belum termasuk dalam RAPBD 2013. Sebab, rencana tersebut masih cetusan ide dari Gubernur DKI Jakarta Jokowi baru-baru ini. "Oh belum, itu pemikiran sesaat," katanya. (mdk/tts)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya