Politikus PPP sebut TNI lebih terlatih, pantas buru Santoso
Merdeka.com - Anggota Komisi I DPR Syaifullah Tamliha menilai Polri tidak akan bisa membekuk gembong terduga teroris Santoso alias Abu Wardah. Menurutnya justru yang pantas menjadi garda depan ialah pasukan elite TNI.
"Polisi itu kan tidak terbiasa dia melakukan pertempuran di dalam hutan. Yang memiliki kemampuan itu ya TNI, sudah terbiasa dan mahir terutama Kopassus dan Marinir. Mereka kan sudah terbiasa dan terlatih di dalam hutan terutama Kopassus. Medannya sulit memang tapi Kopassus itu kan paham caranya," kata Tamliha di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (28/3).
Politikus PPP tersebut mengungkapkan bahwa Polri hanya bisa diandalkan dalam gerilya di kota. Sedangkan Santoso justru ahli dalam gerilya di medan yang sulit seperti pedalaman hutan.
"Berapa polisi pun ke sana, belum bisa menuntaskan itu. Karena medannya medan tempur TNI, bukan polisi. Polisi kan medan tempurnya di kota. Polisi kan jumlah orangnya terbatas, berapa lah Densus 88 itu punya pasukan. TNI kan ada Marinir, Kopassus yang terlatih menangani terorisme," bebernya.
Selain itu jejaring pengamanan antisipasi intelijen TNI menembus hingga ke tataran desa. Hal tersebut akan memudahkan bagi TNI untuk peka.
"TNI itu kan punya pasukan sampai ke desa. Itu kan intelijen terbaik TNI Babinsa itu. Polisi ada enggak sampai di desa. Saya enggak pernah denger sih," pungkasnya.
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya