Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Politikus PPP minta penyelundupan handphone ilegal diusut tuntas

Politikus PPP minta penyelundupan handphone ilegal diusut tuntas Ilustrasi smartphone. ©densnapdealtvshop

Merdeka.com - Politikus PPP Amir Uskara mengendus adanya oknum petugas bea cukai atas dugaan penyelundupan puluhan ribu unit handphone ilegal yang baru saja diungkap Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya. Anggota Komisi XI DPR ini mengatakan, lolosnya handphone ilegal tersebut tak lepas dari oknum petugas bea cukai.

"Lolosnya beberapa barang masuk secara ilegal itu adalah kelalaian oknum bea cukai, saya kira harus ada tindakan tegas kepada mereka," kata dia, Jakarta, Sabtu (11/6).

Menurut Amir, pihak bea cukai bertanggungjawab penuh terhadap masuknya barang-barang dari luar negeri ke Indonesia. Karena, bea cukai yang memeriksa dokumen barang tersebut apakah ada termasuk bebas pajak atau lainnya.

"Kalau ada masuk barang ilegal, kita anggap bea cukai kecolongan. Nah kecolongannya bea cukai tadi karena dua, yakni mungkin pintu masuk ke Indonesia itu sangat luas sehingga tidak terjangkau atau memang ada kelalaian internal bea cukai," jelas dia.

Anggota MPR ini mengakui kerja bea cukai itu sangat berat karena masuk ke Indonesia pintunya sangat luas. Terutama dari jalur laut sehingga perlu pengawasan ekstra.

"Ini terkadang jadi masalah, makanya kita mensuport bea cukai untuk langkah-langkah apa yang harus diambil untuk memperketat itu," tutup anggota Fraksi PPP ini.

Sebelumnya diketahui, 2 unit mobil bok yang mengangkut 10 ribu handphone diamankan Satuan Intel Brimob Polda Metro Jaya saat melintas di pintu keluar Tol Slipi, Jakarta Barat beberapa hari lalu. Saat diperiksa, sopir ekspedisi tidak dapat memperlihatkan dokumen-dokumen yang sah terkait barang tersebut.

(mdk/sho)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP