Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Politikus PKS Minta Pengawalan Menteri Diperketat

Politikus PKS Minta Pengawalan Menteri Diperketat Wiranto diserang. ©2019 twitter.com

Merdeka.com - Anggota DPR Abdul Kharis Almasyhari menyarankan, pengawal pejabat negara lebih diperketat agar tidak kecolongan seperti kasus penusukan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto. Wiranto harus melakukan operasi akibat penusukan yang terjadi di Pandeglang, Banten.

"Prihatin ya akan kasus penusukan Pak Wiranto, ya mestinya pengawal pejabat negara jangan selonggar itu masa ajudannya, ditusuk bisa sampai kecolongan. Sekelas Menkopolhukam mestinya adanya pengawasan yang lebih baik lagi," katanya pada Merdeka.com, Sabtu (12/10).

Politisi PKS itu berharap agar kejadian seperti ini tidak terjadi kembali. Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto tiba-tiba diserang orang tidak dikenal menggunakan senjata tajam. Penyerangan terjadi saat melakukan kunjungan ke Alun-Alun Menes, Pandeglang, Banten, pada Kamis (10/10).

Kejadian tersebut berlangsung sekitar Pukul 11.30 WIB. Pelaku penusukan satu orang. Namun sebelum kejadian, pelaku datang ke lokasi bersama sang istri, keduanya sudah diamankan pihak polisi

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Brigjen Dedi Prasetyo menyatakan, terduga penyerang Menko Polhukam Wiranto diduga terpapar paham radikalisme ISIS.

"Yang laki-laki diduga terpapar paham radikal ISIS, sedangkan yang perempuan didalami," ujarnya, Kamis (10/10/2019).

Saat ini, pelaku sedang diperiksa anggota Densus 88. "Ini masih didalami dan Densus 88 masih meminta keterangan para tersangka. Tersangka kondisinya tidak luka," kata Dedi.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP