Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi uji lab nasi berkat diduga penyebab keracunan di Purbalingga

Polisi uji lab nasi berkat diduga penyebab keracunan di Purbalingga Ilustrasi keracunan. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Kepolisian resor (Polres) Purbalingga masih terus mendalami kasus keracunan yang menimpa puluhan warga Desa Binangun, Kecamatan Mrebet, Sabtu (21/5).

Kepala Polres Purbalingga Ajun Komisaris Besar Agus Setyawan Heru Purnomo mengemukakan, saat ini pihaknya sudah mengirimkan barang bukti, nasi berkat yang dibawa pulang warga untuk diteliti.

"Saat ini sedang dalam penelitian di laboratorium mikrobiologi di Semarang," katanya saat ditemui di ruangannya, Selasa (24/5).

Hingga kini, dia mengemukakan sudah ada beberapa warga yang diminta untuk melakukan klarifikasi.

"Yang sudah diminta klarifikasi adalah dua orang selaku tuan rumah, kepala desa setempat, yang membantu masak serta istrinya," jelasnya.

Meski begitu, dia menyimpulkan saat ini keracunan disebabkan dari nasi berkat yang dibawa pulang setelah melakukan pengajian di rumah seorang warga. Dia menganalisa dari alurnya, warga yang ikut pengajian menyantap makanan saat pengajian.

"Selain itu, warga juga diberikan nasi berkat. Nah ada warga yang tidak ikut pengajian, tetapi memakan nasi berkat yang diberikan, malah ikut mual dan muntah," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Desa Binangun dilaporkan keracunan setelah menyantap berkat yang berisi nasi kuning, telur balado, sayur tempe kering, kerupuk udang dan jeruk yang dibawa pulang usai pengajian, Sabtu (21/5) sore.

Sekitar pukul 23.00 WIB, warga yang menyantap hidangan tersebut merasakan mual dan muntah mendadak. Sekitar Minggu (22/5) dini hari, warga yang mengalami gejala serupa dilarikan ke sejumlah rumah sakit dan puskesmas terdekat.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP