Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi temukan dua pelajar luka parah, terkapar di jalanan Sleman

Polisi temukan dua pelajar luka parah, terkapar di jalanan Sleman Ilustrasi Tawuran Pelajar. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Kekerasan di kalangan pelajar belakangan ini marak terjadi di Yogyakarta. Kali ini kekerasan menimpa dua orang pelajar. Kedua pelajar ini ditemukan terkapar tak berdaya di depan Kantor Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak, Depok, Sleman.

Kapolsek Depok Barat, Kompol Sukirin Hariyanto menceritakan, pada Minggu (12/3) dini hari anak buahnya menemukan dua orang terkapar di pinggir jalan. Satu orang diketahui bernama Dimas Didan Nur Aji (18) warga Kecamatan Ngempak, Sleman. Sedangkan satu orang lagi belum diketahui identitasnya.

"Dia (Dimas) mengalami luka-luka di sejumlah anggota tubuh. Kemungkinan terbentur aspal jalan. Sedangkan satu orang lagi yang ditemukan dalam kondisi tak sadarkan diri. Korban dibawa ke RSUP TNI AU Hardjolukito Yogyakarta," jelas Sukirin, Senin (13/3).

Korban yang tak sadarkan diri, mengalami luka di bagian wajah. Hingga saat ini, korban masih dalam penanganan RSUP TNI AU Hardjolukito.

"Selain menemukan kedua orang itu, petugas juga menemukan senjata tajam. Senjata tajam berupa mandau. Senjata itu ditemukan di salah satu baju kedua bocah itu," ungkap Sukirin.

Sukirin menambahkan, pihaknya masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kejadian tersebut. Termasuk kemungkinan kedua pelajar yang ditemukan terkapar itu ada keterkaitan atau tidak dengan tewasnya seorang pelajar lainnya di dekat Kantor Walikota Yogyakarta.

"Bisa saja ada keterkaitan dengan aksi kekerasan di Yogyakarta sebelumnya. Kemungkinan mereka dikejar, lalu dipepet dan ditendang sehingga jatuh di jalan," urai Sukirin.

Sukirin memaparkan bahwa pihak polisi sudah mendapat sejumlah ciri-ciri yang diduga menjadi pelaku. Menurut Sukirin, pelaku menggunakan sepeda motor dengan berboncengan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, seorang pelajar SMP tewas karena menjadi korban pengeroyokan dan penusukan sekelompok orang tak dikenal. Korban yang bernama Ilham Bayu Fajar (15) tewas karena luka tusukan di dada sebelah kanan. Peristiwa pemgeroyokan dan penusukan orang tak dikenal ini terjadi pada Minggu (12/3) dini hari. (mdk/noe)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP