Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi telah gelar pra-rekonstruksi kasus Novel Baswedan

Polisi telah gelar pra-rekonstruksi kasus Novel Baswedan Novel Baswedan dirujuk ke RS JEC Menteng. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Polisi telah melakukan pra-rekonstruksi terhadap kasus penyiraman air keras terhadap penyidik KPK Novel Baswedan. Pra-rekonstruksi telah dilakukan awal Agustus lalu dengan saksi inisial E.

"Jadi untuk perkembangan Novel dari awal Agustus telah lakukan pra-rekonstruksi. Saksi pertama adalah saksi E," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (8/8).

Saksi E adalah jemaah Masjid Al-Ihsan. Saat salat subuh, E pulang lebih dahulu dan melihat dua orang mencurigakan di dekat Masjid Al-Ihsan sebelum terjadi penyiraman terhadap Novel. Novel disiram usai salat Subuh.

"Jadi kita di sana sesuai jam waktu yang sama kita sesuaikan dengan situasi, dan cuaca kita sesuaikan," kata Argo.

Reka adegan dilakukan, dari mulai E datang ke masjid, kemudian pulang dari masjid. Termasuk pakaian yang digunakan oleh saksi juga dibeberkan oleh polisi.

"Mulai dari masjid jam berapa, dia keluar sedang apa, kita samakan. Gunakan sarung apa, peci, kaos kerah, sandal. Kita cek, jalannya seperti apa, kemudian dia melihat apa. Kita rekonstruksikan di situ, sampai dia ke rumah. Kemudian, dia juga setelah buang air besar keluar lagi, kita rekonstruksikan itu," kata Argo.

(mdk/rnd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP