Polisi tegaskan kabar temuan bom di sejumlah lokasi adalah hoaks
Merdeka.com - Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Fans Barung Mangera mengonfirmasi adanya peredaran isu terorisme di sejumlah tempat. Dalam pesan singkatnya ia hanya membenarkan adanya aksi teror bom di Halaman Mapolrestabes Surabaya yang terjadi pukul 08.50 WIB.
"Bom di halaman Mapolrestabes Surabaya itu benar," kata Fans, Senin (14/5).
Isu Penangkapan Teroris di Jedong, Urang Agung, Sukodon, Sidoarjo juga benar. Hal ini merupakan upaya penangkapan Budi Satriyo Sisa pembesuk Napiter Dedi Rofaizal (Napiter Lapas Tulung Agung, Jaringan Abu Roban, MIB, Baiat ISIS), yang membesuk bersama 2 pelaku bom Surabaya lainnya.
Adapun isu bom yang terjadi di Gereja Paroki Duren Sawit Jakarta Timur, bom di dekat Satpas Colombo, Tanjung Perak- Surabaya, dan bom meledak di Bank Prima Surabaya adalah hoaks. Kabar bom di Bandara A. Yani Semarang telah dilakukan pengamanan yang ternyata berisi ICU control GPS milik Lifelink dari PT Airindo Sakti tidak terbukti kebenarannya.
Terakhir terkait peredaran pesan berantai mengatasnamakan BIN dan Densus 88 untuk menghindari sejumlah Mall juga hoaks.
"Semua informasi yang tidak keluar dari mulut saya, hoaks!," tegasnya.
(mdk/rhm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya