Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi tegaskan kabar gangster di Tangsel hoax

Polisi tegaskan kabar gangster di Tangsel hoax Tawuran pelajar. ©2014 merdeka.com/Muhammad Luthfi Rahman

Merdeka.com - Sat Reskrim Polres Tangerang Selatan, pastikan informasi yang viral berupa voice note yang disampaikan melalui media sosial adalah kabar palsu alias hoax. Pihaknya meminta masyarakat tak termakan kabar bohong dan selalu tetap waspada selama di jalan.

"Kami pastikan itu tidak benar, meski begitu masyarakat Tangsel harus tetap waspada dan berhati-hati," terang Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Alexander Minggu (28/5), saat dikonfirmasi.

Pagi sampai siang ini, viral voice note yang beredar melalui pesan whatss app yang berisi informasi tentang keberadaan geng motor, yang telah masuk ke wilayah BSD, Jombang dan Ciputat.

Voice note yang berdurasi sekitar 25 detik itu memperdengarkan suara laki-laki yang menyampaikan kabar sebagai berikut.

"Informasi-informasi, untuk rekan UMP khusus daerah Jakarta Ibu Kota, geng motor sudah masuk wilayah BSD, kita mohon koordinasinya kepada semua rekan-rekan. Mereka lari arah Ciledug dan Jombang, motor ketahan disini satu. Tolong dinaikin lagi ke group lainnya" cetus suara dalam voice note itu.

"Tangsel tidak ada geng motor. Itu Hoax. Jangan percaya kabar yang beredar viral di Media Sosial terkait Geng Motor atau Begal, terutama di wilayah Tangsel," beber Alexander.

Dia pun meminta masyarakat Kota Tangerang Selatan tak cemas atas berita bohong tersebut. Dia meminta masyarakat turut serta menjaga kamtibmas di lingkungan masing-masing.

"Bila melihat itu laporkan segera, masyarakat diharapkan ikut berpartisipasi menjaga kamtibmas di lingkungannya," kata dia.

Pihaknya, pada bulan puasa ini pun mengaku meningkatkan patroli wilayah bersama dengan jajaran polsek yang ada.

"Kegiatan rutin patroli, razia dan penegakan hukum kepolisian akan kita tingkatkan," bilang dia.

Dia menyebutkan, pengeroyokan yang terjadi pada Minggu dini hari pun bukanlah peristiwa yang dilakukan gengster atau geng motor. Polsek Ciputat yang menangani kasus itu telah mengamankan 3 pelaku dan 6 diduga pelaku telah diketahui identitasnya.

"3 sudah diamankan, 6 lainnya sudah diidentifikasi," cetus Alexander. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP