Polisi tangkap 30 orang perusak bus baru di Penjaringan
Merdeka.com - Sopir angkot Koperasi Wahana Kalpika (KWK) U 11 jurusan Muara Baru-Muara Angke melakukan aksi demo di Balaikota, Jakarta Pusat, siang tadi. Namun sayangnya aksi mereka tidak mendapatkan solusi.
Karena kesal mereka mengamuk melakukan perusakan terhadap tiga Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) di tiga lokasi berbeda di daerah Penjaringan, Jakarta Utara.
"Iya benar sekitar pukul 13.30 WIB ada perusakan bus BKTB di Heaven dekat Polsek Penjaringan, Pluit Selatan dan pintu keluar Pantai Indah Kapuk," ujar Kepala Kepolisian Sektor Metro Penjaringan AKBP Suyudi AS saat dihubungi, Selasa (11/2).
Suyudi menjelaskan, saat ini ada 5 mobil KWK yang diamankan dengan 30 orang yang ikut di dalamnya untuk ditanyakan lebih lanjut. Adapun, lanjut Suyudi, para sopir tersebut melakukan perusakan dengan memecahkan kaca BKTB menggunakan batu.
Kepala Operasional KWK Jakarta Utara, Farid Effendi membenarkan hal tersebut. Namun dirinya menolak bila perusakan tersebut dilakukan oleh anak buahnya.
"Setelah ke Balaikota memang kami tidak mendapatkan kepastian, sehingga pada waktu pulang kita sepakat melakukan penghalauan," ujar Effendi.
Namun, ketika dikonfirmasi ada tindakan perusakan dilakukan para sopir KWK Effendi membantahnya. "Iya memang ada perusakan dan penganiayaan terhadap sopir BKTB, tapi itu oknum, karena yang kita perintahkan cuma melakukan penghalauan, namun di lapangan ada oknum yang melakukan perusakan dan penganiayaan sehingga itu secara langsung mencederai nama baik KWK," tandasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya