Polisi sulit buktikan Jessica terlibat hingga perpanjang penahanan?
Merdeka.com - Mengungkap kematian Wayan Mirna Salihin yang tewas usai menyeruput kopi di Kafe Olivier, Grand Indonesia, menjadi PR tersendiri buat kepolisian. Meskipun rekan Mirna, Jessica Kumala Wongso sudah ditetapkan sebagai tersangka sejak dua pekan silam.
Jessica telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kematian Mirna. Salah satu alasan polisi menetapkan Jessica sebagai tersangka karena dalam sejumlah pemeriksaan dan wawancara di media, jawaban wanita berambut panjang itu inkonsisten.

Jessica berdalih tak terlibat dalam kematian si kembar Mirna. Dia pun menantang polisi menunjukkan bukti otentik bahwa dirinyalah yang telah menabur racun sianida di es kopi Vietnam yang diminum Mirna.
Dalam rekaman Closed Circuit Televisi (CCTV) yang terpasang di kafe, tak terekam gerakan tangan Jessica mengarah ke minuman Mirna. Hanya terekam, Jessica seperti orang gelisah melihat ke atas kemudian mengatur paperbag yang dibawanya untuk menutupi gelas.
"Sambil bawa tas, berhenti jalan lihat-lihat, kemudian jalan lagi, lihat lagi, muter, dia muter dengan tujuan lihat CCTV. Kenapa saya katakan begitu, setelah dia duduk, tas masih di situ paperbag-nya di situ. Setelah itu, kemudian enggak lama datanglah si kopi, sampe ni kopi," Darmawan, ayah Mirna, di acara Indonesia Lawyer Club (ILC) beberapa waktu lalu.

Saat kopi tiba, kata Darmawan, dalam rekaman itu terlihat Jessica masih tak berbuat apa-apa. Hanya saja, Jessica terus saja celingak-celinguk ke kiri kanan.
"Dia belum berani itu. Ini yang saya lihat ni, setelah lihat kiri kanan, dia berhenti sebentar, sabar dia ni. Kemudian datanglah si koktail dua, ditaruh, sini-sini katanya, dia mengubah begitu, ini (kopi) tetap di tengah, kemudian paperbag ini dia susun, diangkat sedikit, kurang (masih terpantau CCTV) lagi dia pikir, diambil tasnya, taruh lagi di sini," katanya.
"Maksud saya dia berbohong pada saat di wawancara TVOne, dia bilang kopi datang setelah ini (paperbag) di bawah, salah! Paperbag sudah di-set, kopi masih di tengah itu, dia tutup makanya tidak ada alibi untuk menyatakan seperti dia (Mirna) mati tidak diracun." (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya