Polisi selidiki motif Kostrad lempari Brimob
Merdeka.com - Anggota TNI dari satuan Komando Strategis Cadangan Angkatan Darat (Kostrad) bentrok dengan sekelompok anggota polisi dari satuan Brigade Mobile (Brimob) Polda Gorontalo. Motif bentrokan yang terjadi sejak Sabtu malam dan berlanjut pada Minggu dini hari itu pun masih diselidiki.
"Masih dalam penyelidikan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Pol Muhammad Taufik saat dihubungi merdeka.com, Minggu (22/4).
Seperti diberitakan sebelumnya, peristiwa berdarah itu terjadi di kompleks kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gorontalo, Minggu, (22/4), dini hari.
Kejadian itu bermula dari satu regu Brimob yang melakukan patroli dengan menggunakan mobil truk, melintas di depan Kantor KPU Limboto.
Tiba-tiba mobil Brimob dilempari batu dan botol oleh sekelompok orang tak dikenal. Merasa kalah dari segi jumlah, anggota Brimob itu melapor ke kantor Polres Limboto. Mereka melaporkan dua anggota terluka di bagian kepala akibat lemparan batu, yakni Bripka Asrul Sani dan Briptu Saripudin.
Tak lama kemudian, sejumlah anggota Brimob melakukan penyisiran, terdengar letusan senjata api beberapa kali hingga menyebabkan korban luka tembak sebanyak empat orang. Sementara dua anggota lainnya menderita luka akibat senjata tajam. (mdk/lia)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya