Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi selidiki maksud perekam videokan aksi cabul guru bimbel Yongki

Polisi selidiki maksud perekam videokan aksi cabul guru bimbel Yongki Ilustrasi Video Porno. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Polisi terus mendalami kasus pencabulan Eddy Sudrajat alias Yongki (54), seorang guru bimbingan belajar pada muridnya MS (7). Selain itu, polisi juga bakal memeriksa orang yang merekam ulah cabul Eddy.

"Nanti kita lihat keterlibatannya. Apakah dia memang sengaja untuk kepentingan penyelidikan polisi atau dia menjadi bagian jaringan. Kalau untuk kepentingan kepolisian itu kita hargai, sebagai whistle blower, orang yang memberikan aduan adanya perilaku menyimpang di tengah masyarakat," kata Kapolres Jakarta Timur, Kombes Andry Wibowo, di Mapolda Metro Jaya, Rabu (25/10).

Perekam mengaku memvideokan kejadian itu karena tak berani menegur. Kemudian, video itu dia berikan ke polisi.

"Informasi dari kapolsek video diterima perekam. Dari konteks itu, bisa saja dia takut ketika itu, karena tidak menegur, kemudian dia merekam diberikan kepolisian," ujarnya.

"Ya kita masih dalami ya, masih periksa saksi-saksi," kata Andry.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelakuan bejat Yongki terungkap sekitar pertengahan Oktober lalu setelah perekam berani melaporkan kejadian itu ke ibu korban. Pencabulan itu sendiri sudah terjadi pada 15 September.

Saksi membuat laporan pada 16 Oktober 2017. Tak lama pelaku diciduk semiggu kemudian. Pelaporan dilakukan setelah hasil visum MS keluar sebagai bukti kuat untuk meringkus Yongki.

"Jadi ada visum juga ditambah lagi dengan bukti video dari guru yang melihat kejadian itu secara tak sengaja. Sehingga yang bersangkutan tak bisa lagi mengelak ketika diciduk, maka pada hari Senin tanggal 23 Oktober 2017, sekira jam 14.00 WIB dilakukan penangkapan terhadap pelaku," jelasnya.

(mdk/lia)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP