Polisi Sebut Napi yang Tewas Setelah Dijemput dari Lapas Bollangi Tak Dianiaya
merdeka.com
Merdeka.com - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) mengungkapkan hasil autopsi narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bollangi Gowa, Andi Lolo yang meninggal seusai dijemput penyidik Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba). Mereka menyatakan pria itu meninggal akibat pembengkakan jantung.
"Hasil autopsi ditemukan adanya pembengkakan dari jantung. Kedua masalah penggunaan amfetamin dan metafetamin," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sulsel Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Komang Suartana kepada wartawan Jumat (7/1).
(mdk/yan)
Geser ke atas Berita Selanjutnya
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya