Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi sebut Mako Tabuni mau rebut senjata petugas

Polisi sebut Mako Tabuni mau rebut senjata petugas Tari Hentakan Papua. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Merdeka.com - Tim gabungan Mabes Polri dengan Polda Papua tadi pagi telah menembak satu tersangka berinisial MT terkait kasus kekerasan yang terjadi belakangan ini di Papua. MT yang diduga Mako Tabuni ini adalah tersangka keempat dalam kasus kekerasan di Papua. Tiga tersangka lainnya telah ditangkap beberapa hari lalu.

Polisi menyebut Mako Tabuni sengaja hendak merampas senjata milik polisi. Tabuni adalah Koordinator Komite Nasional Papua Barat. Organisasi ini kerap memperjuangkan kemerdekaan Papua.

"Tadi pagi sekitar pukul 09.00 WIT, tim penyelidik gabungan markas besar dan Polda Papua melakukan langkah-langkah penyergapan," kata Kapolri Timur Pradopo kepada wartawan di Istana Negara, Kamis (16/6).

"Sebelum penyergapan terjadi dialog dulu, ada senjata anggota polri yang dirampas sehingga oleh anggota yang lain melindungi, karena sudah diancam akhirnya dilumpuhkan," ujarnya.

Meskipun menimbulkan gejolak di masyarakat setempat, Timur meminta masyarakat agar tenang khususnya di Jayapura. Polri dibantu Kodam dan intelijen siap mengamankan daerah tersebut.

"Dari tubuh korban ditemukan senjata pendek dengan 18 peluru," pungkasnya.

Penembakan ini diduga berkaitan dengan kerusuhan di Kompleks Perumnas III, Kelurahan Yabansai, Distrik Heram, Kota Jayapura.

Sejumlah rumah toko dan kendaraan dibakar oleh sekelompok orang tidak dikenal, yang kemudian melarikan diri ke gunung.

Warga dilaporkan panik dan lari menyelamatkan diri masing-masing. Sementara polisi tengah mengejar para pelaku yang lari ke arah gunung di belakang Kampus Universitas Cenderawasih, Waena. (mdk/war)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP