Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi sebut korban tewas gudang kembang api menjadi 49 orang

Polisi sebut korban tewas gudang kembang api menjadi 49 orang Korban ledakan gudang kembang api. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Korban meninggal dunia akibat kebakaran di Kompleks Pergudangan 99 di Jalan Raya Salembarang, Cengklong, Kosambi, Kota Tangerang, Banten, bertambah menjadi 49 orang. Dua orang ini sebelumnya dirawat di rumah sakit.

"Dari jumlah 46 yang dirawat di rumah sakit itu, ada 2 orang yang meninggal dunia. Satu almarhumah NU, dua almarhumah Atin. Ada dua orang yang meninggal," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (30/10).

Kata Argo, korban yang meninggal dunia akibat luka bakar yang mencapai 100 persen. Sementara itu, tim DVI hingga kini masih terus mengidentifikasi seluruh para korban yang meninggal dunia.

"Untuk identifikasi mayat yang sudah ada di Rumah Sakit Polri sampai sekarang ada 9 sudah teridentifikasi, kita tunggu saja dari tim DVI masih bekerja keras untuk mengidentifikasi," ujarnya.

Seperti diberitakan, polisi telah menetapkan tiga tersangka, yakni pemilik, direktur operasional dan pekerja las.

"Ditkrimum Polda Metro Jaya menetapkan tiga tersangka. yang pertama pemilik perusahaan atas nama Indra Liyono, yang kedua Andry Hartanto sebagai direktur operasional dan Subarna Ega, sebagai pekerja las," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono kepada wartawan, Sabtu (28/10).

Penetapan tersangka, lanjut Argo, setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi dan alat bukti. "Kita sudah melakukan evakuasi, foto korban baik yang sakit maupun meninggal, kemudian setelah dilakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dengan barang bukti yang ada penyidik tadi melakukan gelar perkara berkaitan kasus tersebut," jelasnya. (mdk/ded)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP