Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi: Rianto didor karena ingin melarikan diri

Polisi: Rianto didor karena ingin melarikan diri

Merdeka.com - Kasus kematian Rianto kini menjadi tanda tanya. Rianto sebelumnya tewas tertembak oleh peluru polisi.

Terkait polemik ini, Kapolres Kampar AKBP Auliansyah membantah jika anggotanya menembak Rianto tidak sesuai prosedur. Rianto ditembak lantaran ia mau melarikan diri.

Saat melarikan diri itulah polisi menembak bagian kepalanya. Auliansyah menceritakan, bahwa Rianto ini bagian dari 5 pelaku perampokan. Dua rekannya Eka dan Ipen sudah tertangkap.

Saat itulah, Tim Buser membawa Rianto ke luar dari tahanan. Rianto diminta memancing dua rekannya agar keluar dari persembunyian. "Ketika tim memintanya memancing temannya, Rianto malah kabur. Dia berlari sekencangnya. Sehingga anggota saya melepaskan tembakan yang membuatnya meninggal," kata Auliansyah, Kamis (26/7).

Kemudian Rianto dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Bangkinang, untuk dilakukan autopsi, "Rianto ditembak bagian belakang kepala, dan hanya sekali tembakan saja, namun sayang sekali dia meninggal dunia," katanya.

Kini polisi hanya menahan dua tersangka pencurian disertai kekerasan, Eka dan Ipen. Untuk dua tersangka lainnya masih dalam pengejaran polisi.

"Kalau masalah uang Rp 700 ribu itu, kita serahkan ke keluarga korban, setelah kita beritahukan bahwa Rianto meninggal dunia dan sedang dilakukan otopsi di RSUD Bangkinang, uang itu ditemukan dokter yang mengautopsi, dan itu ada bukti penyerahannya kepada kami," jelasnya. (mdk/has)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP