Polisi: Posisi Terakhir Jerinx di Ngawi, Sore Sampai Jakarta
Merdeka.com - Musikus I Gede Ari Astina alias Jerinx menempuh perjalanan darat dari Bali menuju ke Jakarta. Jerinx hendak memenuhi panggilan sebagai tersangka atas kasus dugaan pengancaman yang dilaporkan oleh pengiat sosial, Adam Deni.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, dirinya terus berkomunikasi dengan penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya yang menangani perkara Jerinx. Informasi terbaru yang diterima, Jerinx baru tiba di Ngawi, Jawa Timur.
"Posisi terakhir masih di Ngawi," kata dia saat dihubungi, Jumat (13/8).
Yusri mengatakan, Jerinx kemungkinan tiba di Jakarta pada sore hari nanti. "Perkiraan kami sampai Jakarta sore hari," ujar dia.
Sebelumnya, Yusri mengatakan, penyidik telah mengagendakan pemeriksaan kepada Jerinx. Kepada penyidik, Jerinx menyatakan kesiapannya memenuhi panggilan.
Pengakuan Jerinx, dia bertolak dari Bali ke Jakarta dengan mengunakan transportasi darat pada Kamis pagi.
Yusri menjelaskan alasan Jerinx lebih memilih jalur darat, ketimbang jalur udara.
"Dia (Jerinx) bilang akan hadir untuk diperiksa, makanya dia lewat darat. kenapa dia lewat darat? alasannya kan belum vaksin, karena ada penyakit yang membuat dia tidak bisa divaksin sehingga dia akan berangkat lewat darat," papar Yusri.
Polisi sudah menaikkan status Jerinx dari terlapor menjadi tersangka. Kesimpulan itu, berdasarkan hasil gelar perkara pada Jumat (6/8/2021) lalu.
"J sudah ditetapkan sebagai tersangka hasil gelar perkara," ucap dia.
Adapun untuk laporannya ini, Adam Deni melaporkan Jerinx atas perkara perbuatan disertai ancaman kekerasan dan atau pengancaman melalui media elektronik, Pasal 335 KUHP dan atau Pasal 29 jo Pasal 458 UU RI No 19 Tahun 2016 perubahan atas UU RI No. 11 Tahun 2008 tentang ITE.
Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya