Polisi periksa lima saksi terkait ledakan di Surabaya
Merdeka.com - Polisi memeriksa lima orang saksi terkait ledakan di area bengkel truk di Jalan Bantaran, Tandes atau komplek pergudangan Margomulyo Indah, Surabaya, Jawa Timur, yang terjadi Sabtu (22/9) sekitar pukul 10.00 WIB tadi.
Dalam insiden itu, dua orang meninggal dunia, satu luka dan satu orang selamat. "Saat ini, ada empat sampai lima saksi yang kami periksa terkait ledakan tersebut," kata Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Farman di lokasi kejadian.
Sementara itu, tim Gegana Polda Jawa Timur masih terus melakukan penyisiran di lokasi kejadian, sembari menunggu kedatangan tim Labfor Mabes Polri cabang Surabaya, untuk melakukan penyelidikan.
"Dari penyisiran tim Gegana, kami belum menemukan benda-benda mencurigakan yang memicu ledakan tersebut. Kami juga sudah memanggil tim Labfor untuk melakukan penyelidikan," lanjut Farman.
Seperti diberitakan sebelumnya, Sabtu sekitar pukul 10.00 WIB, terjadi dua kali ledakan di area pembuangan sampah milik bengkel truk Jalan Bantara, Tandes, Surabaya, Jawa Timur.
Dalam insiden itu, dua orang meninggal di tempat, salah satunya Kamri, satu mengalami luka-luka dan dibawa ke Rumah Sakit Muji Rahayu. Satu orang selamat dan tidak mengalami luka-luka sedikit pun, karena berada agak jauh dari pusat ledakan.
Saat ini, korban luka bernama Supadi (45), asal Glendah, Gresik sudah dibawa pulang oleh keluarganya usai mendapat perawatan tim dokter, yang menyatakan Supadi bisa melakukan pengobatan dengan rawat jalan. (mdk/ian)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya