Polisi periksa Hercules terkait penangkapan Irene
Merdeka.com - Polisi terus mendalami keterangan Irene Sophia Tupessy. Tersangka kasus penyerangan di RSPAD Gatot Soebroto itu ditangkap di rumah Hercules. Polisi berencana akan memanggil Hercules.
"Yang bersangkutan (Hercules) akan di panggil," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto saat ditanya rencana pemeriksaan Hercules kepada merdeka.com, Selasa (5/3).
Menurut Rikwanto, polisi akan merampungkan pemriksaan terhadap Irene dan Heri, suaminya. Keduanya ditangkap polisi Minggu 4 Maret lalu di Indramayu, Jawa Barat.
"Kita selesaikan dulu pemeriksaan RT alias IR (Irene) dan suaminya," kata Rikwanto.
Hercules sendiri membenarkan bahwa Irene ditangkap di rumahnya di desa Langut, Kecamatan Lohbener, Indramayu, Jawa Barat. Tetapi dia membantah terlibat dalam penyerangan di RSPAD. Hercules mengaku tidak kenal dengan Irene.
"Saya tidak tinggal di rumah itu, saya paling baru pulang ke Indramayu 2 atau 3 bulan sekali. Rumah itu kosong dan Bobby yang ajak itu wanita," kata Hercules.
Penyerangan di Rumah Duka RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat terjadi pada Kamis (23/2) dinihari lalu. Dua orang Ricky Tutu Boy, dan Stendli Ay Wenno tewas. Sementara empat orang terluka adalah, Oktavianus, Yopi, Erol dan Jefri.
Polisi sudah menetapkan 10 orang sebagai tersangka yaitu Edward Tupessy alias Edo Kiting, Gheteres Tomatala alias Heri, Toni alias Ongen, Rens, Abraham Tuhehai, Yongy Maslebu alias Ongky, Roli Patirulan, Irene Tupessy, HR dan JR. (mdk/did)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya