Polisi periksa dua orang terkait kebakaran di Kemenhub
Merdeka.com - Anggota polisi berpakaian preman membawa dua orang dari lokasi kebakaran Gedung Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Dua orang itu digelandang ke dalam mobil Toyota Kijang hitam.
Polisi berpakain preman tersebut sempat mengatakan dua orang yang dia gelandang merupakan korban.
Namun Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Roma Hutajulu mengaku pihaknya telah mengamankan dua orang untuk diperiksa di kantornya.
"Benar, (dua orang diperiksa terkait kebakaran Kemenhub)," ujar dia saat dikonfirmasi, Minggu (7/8).
Namu dia enggan merinci apakah dua orang tersebut merupakan pelaku terkait kebakaran yang memakan tiga korban meninggal dunia. "Nanti yah. Kami masih menyelidiki," kata dia.
20 Korban selamat
Sampai saat ini Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Pusat mencatat ada 20 korban selamat kebakaran Gedung Karya Kementerian Perhubungan di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Kebakaran terjadi sekitar pukul 04.10 WIB pada Minggu (8/7).
Petugas Bagian Komunikasi Sudin Damkar Jakarta Pusat, Adi Nugroho menyampaikan dalam peristiwa nahas itu, ada empat orang ditemukan meninggal dunia. Korban meninggal diperkirakan karena kehabisan oksigen.
"Korban meninggal empat orang. Korban selamat 20 orang," sebutnya.
Adi mengatakan dalam peristiwa tersebut sebanyak 17 unit mobil Damkar dikerahkan. Unit pertama tiba di lokasi sekitar pukul 04.20 WIB. Setelah tiba di lokasi tim langsung melakukan pendinginan dan penyelamatan korban yang masih terjebak.
Kapolres Jakarta Pusat, Kombes Pol Roma Hutajulu mengatakan belum mengetahui identitas korban yang meninggal dunia, apakah yang bersangkutan pekerja atau petugas keamanan.
"Ini kita masih melakukan identifikasi dan mencari tahu siapa-siapa saja yang bermalam di gedung tersebut dari security sini. Karena tadi berdasarkan keterangan dari anggota saya, anggota kami bahwa para korban tadi sudah dalam keadaan buka baju dan tidak melekat identitas di tubuhnya," jelasnya.
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya