Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Polisi Periksa Admin Pemkot Depok Terkait Retweet Soal Cari Penembak Laskar FPI

Polisi Periksa Admin Pemkot Depok Terkait Retweet Soal Cari Penembak Laskar FPI Kasat Reskrim Polres Depok AKBP Yogen Heroes Baruno. ©nur fauziah

Merdeka.com - Akun twitter resmi milik Pemerintah Kota Depok diduga diretas. Diduga akun tersebut telah membuat tweet dari sebuah akun yang isinya mencari keluarga polisi penembak Laskar FPI di Tol Cikampek KM 50.

Atas hal tersebut, Pemkot Depok pun langsung turun tangan. Sedangkan pihak kepolisian juga melakukan pendalaman.

"Kami akan memanggil admin dari akun itu untuk menggali keterangan dari pihak Diskominfo terkait kasus ini," kata Kasat Reskrim Polres Metro Depok, AKBP Yogen Heroes Baruno, Selasa (11/1).

Polisi memanggil admin yang mengelola akun tersebut. Pihak admin diminta keterangan terkait dugaan retweet tersebut. Informasi sementara dari Diskominfo menuturkan diduga akun tersebut diretas.

"Makanya kita akan panggil adminnya apakah ada unsur kesengajaan atau bagaimana,” ujar dia.

Yogen menuturkan, bila ditemukan unsur kesengajaan maka ancaman yang dapat menjerat admin adalah UU ITE. Polisi sedang menggali keterangan dan alat bukti berupa tangkapan layar dari unggahan tersebut.

"Informasi tersebut kan meresahkan, jadi sudah ada pembelaan dari Diskominfo kalau itu diretas, tapi kan harus kita dalami. Dan ini laporannya model A temuan polisi,” tukasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Depok, Manto mengaku masih mendalami hal tersebut. Dia pun mengakuk tidak tahu mengapa sampai terjadi hal demikian.

"Sedang dihacker mungkin ya. Kita cari tahu hacker itu siapa gitu loh, sedang kita cari tahu siapa juga," kata Manto.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP